Sejarah Prodi Akuntansi Syariah

UIN SUMATERA UTARA

Menyahuti minat masyarakat yang ditunjukkan dengan meningkatnya pendaftar di Jurusan Akuntansi syariah, maka IAIN mengajukan peningkatan status jurusan di prodi akuntansi syariah yang sebelumnya belum memiliki akreditasi menjadi memiliki akreditasi yang terletak di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang diresmikan pada tahun 2013 oleh Menteri Agama.

Kesenjangan yang terjadi antara industri keuangan syari’ah yang terus berkembang dengan ketersediaan SDM syari’ah yang dirasa masih sangat kurang, maka pendidikan adalah cara yang paling masuk akal untuk mengatasinya. Demikian juga dari sisi konstruksi keilmuan ekonomi Islam yang masih harus diperkokoh. 
FEBI sangat serius menyiapkan tenaga-tenaga peraktis yang bisa bekerja di industri keuangan syari’ah dan menyiapkan ahli yang diharapkan dapat membangun dan mengembangkan sisi keilmuan ekonomi syari’ah, guna untuk menunjang prodi akuntansi syariah dalam proses belajar mengajar. Dari tahun ke tahun peminat ekonomi Islam di IAIN SU memang menunjukkan peningkatan. Untuk tahun ajaran 2014/2015 FEBI akan membuka sebanyak 10 kelas yang diperkirakan akan terpenuhi seluruhnya mengingat peminat selama ini memang cukup banyak.

Sejarah lahirnya UIN Sumatera Utara merupakan perjalanan panjang dari lahir dan dinamika lembaga pendidikan tinggi yang sebelumnya masih berstatus ‘institut’ yaitu Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara. Keinginan mengalih status IAIN SU menjadi sebuah universitas tentu didasari oleh semangat yang menggebu untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan wider mandate di berbagai bidang di Sumatera Utara secara khusus, Indonesia dan Asia Tenggara secara umum.

Dengan upaya-upaya yang telah dilakukan dan atas berkat doa semua civitas akademika, alih status IAIN SU menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara telah disetujui dengan Perpres No. 131/2014 tanggal 16 Oktober 2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Perubahan IAIN SU ke UIN SU menjadikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mampu membuat explorasi dengan terbitnya izin penambahan prodi prodi baru , akuntansi syariah, perbankan syariah, dan asuransi syariah.